SUAMI SAYA MEMALUKAN SAYA DI MAJLIS KENAIKAN PANGKATNYA, TETAPI SEMUA TERDIAM APABILA
“Ayah?” Perkataan itu keluar daripada mulutku begitu perlahan sehingga aku sendiri hampir tidak mendengarnya. Namun lelaki yang masih berlutut di […]
“Ayah?” Perkataan itu keluar daripada mulutku begitu perlahan sehingga aku sendiri hampir tidak mendengarnya. Namun lelaki yang masih berlutut di […]
Aku mengejar Budi hingga ke hujung koridor, tetapi apabila pintu lif terbuka, ruang di dalamnya sudah kosong. “Budi!” Tiada jawapan.
Aku masih menggenggam batu itu ketika Budi tiba-tiba menarik lenganku. “Jangan masuk melalui pintu depan.” Aku menoleh kepadanya. Wajahnya dipenuhi
“Nia… kalau kamu sedang menonton rakaman ini, itu bermakna mereka akhirnya sudah menemui jaket ayah.” Seluruh tubuhku terasa kaku. Di
“Laras masih hidup.” Kalimat itu membuat seluruh tubuhku membeku. Aku menatap Ibu, berharap dia akan mengatakan bahwa aku salah dengar.
Dan sejak malam itu, aku tidak berani memejamkan mata lagi. Tanganku masih menggenggam kamera kecil itu ketika Bu Sari buru-buru
Aku mengenali suara itu bahkan sebelum lelaki tersebut menyelesaikan kalimatnya. Pak Damar. Pria berkemeja putih yang seminggu lalu duduk di
Aku membaca ayat terakhir itu berkali-kali sehingga huruf-hurufnya terasa seperti bergerak di hadapan mataku. Jangan cari Ratri di rumahnya. Bram
Dan saat itulah aku sadar, malam itu bukan tentang perselingkuhan. Ada sesuatu yang jauh lebih buruk sedang disembunyikan di belakang
Sejak saat itu, aku tahu perceraian dengan Dimas bukan lagi masalah terbesar dalam hidupku. Tanganku masih menggantung di atas amplop