GADIS KAMPUS YANG PENUH DENGKI CUBA MERAMPAS SEGALA-GALANYA DAN MENJATUHKAN AKU DENGAN
Kata-kataku membuatkan suasana di dalam kelas terus senyap. Beberapa orang yang tadi ketawa kecil segera menundukkan kepala. Kevin pula memandang […]
Kata-kataku membuatkan suasana di dalam kelas terus senyap. Beberapa orang yang tadi ketawa kecil segera menundukkan kepala. Kevin pula memandang […]
Nama itu terasa seperti peluru yang menembus tepat ke tempat paling rapuh di dadaku. ARGA MAHENDRA. Aku membaca riwayat akses
“Sebab aku cintakan Dimas.” Ayat itu keluar begitu mudah daripada mulut Sisca, seolah-olah tujuh tahun persahabatan kami tidak pernah membawa
Pak Tejo berdiri kaku. Bibirnya bergerak-gerak, tetapi tiada suara yang keluar. Matanya yang sudah kabur dimamah usia memandang Gilang, kemudian
Encik Donato berdiri kaku di muka pintu sambil menggenggam lampu suluhnya. Tiga orang pengawal keselamatan di belakangnya juga saling berpandangan.
Saya menunggu sehingga bunyi langkah Rafael benar-benar hilang di hujung koridor sebelum membuka mata. Senyuman di bibir saya lenyap. Apa
Keesokan paginya, aku benar-benar kembali ke rumah sakit. Aku tidak tidur semalaman. Kotak kecil yang semula kupersiapkan sebagai hadiah ulang
Pagi pertama aku masuk ke sasana Muay Thai itu, aku hampir berbalik sebelum sempat menyentuh gagang pintu. Dari balik kaca
Aku baru saja meninggalkan pemakaman ketika sebuah pesan dari Arga masuk. Pulang sekarang. Kita harus bicara soal rumah ibumu. Aku
“Apa maksudmu dia tidak membiarkanmu tidur?” Suara Dimas terdengar begitu pelan, tetapi aku tahu kakakku sedang menahan amarah. Mobil berhenti