AKU PULANG SETELAH 13 TAHUN DAN MENEMUKAN AYAHKU PINGSAN SAAT
“Bagaimana mungkin aku menikah dengan Tante Sari, sementara beliau sudah meninggal dua puluh tahun lalu?” Suaraku terdengar asing di telingaku
“Bagaimana mungkin aku menikah dengan Tante Sari, sementara beliau sudah meninggal dua puluh tahun lalu?” Suaraku terdengar asing di telingaku
“Pak Adrian Mahardika sudah tahu bahwa Anda membuka loker ini.” Aku menatap manajer bank itu dengan jantung berdebar kencang. “Bagaimana
Aku menatap laporan itu berulang kali, berharap ada kesalahan pada sistem. Bagas Adiwijaya. Nama yang selama delapan bulan terakhir hanya
“Bu, sejak kapan Ibu tahu Keisha terlibat dalam semua ini?” Ibuku, Bu Ratna, tidak langsung menjawab. Tangannya masih menggenggam map
“Mustahil… ini wajah Mira!” Tanganku gemetar saat menatap fotokopi KTP di hadapanku. Mira Anggraini. Perempuan yang pernah berbagi kamar kontrakan
“Pak Surya, saya sendiri yang mengurus pemakaman ibu saya. Saya melihat jenazahnya. Bagaimana mungkin ada perempuan yang datang ke kantor
Aku menatap pesan itu sampai huruf-hurufnya terlihat kabur. Kenapa Bima berada di kamar Saskia pada malam sebelum kakakku meninggal? Enam
“Rosa… akhirnya mereka menemukanmu.” Aku menatap Ayah yang masih terbaring di ranjang rumah sakit. Wajahnya pucat, sementara napasnya terdengar berat
“Anak kandung Ratih sekarang tinggal di rumahmu.” Aku menatap Marni dengan tubuh gemetar. “Apa maksud Ibu? Di rumahku hanya ada
“JANGAN BIARKAN NAYA MEMBUKA FLASHDISK ITU!” Teriakan Ratih membuat kedua laki-laki yang dibawanya langsung bergerak ke arahku. Aku mundur sambil