Namaku Nadira Prameswari.
Kalimatku tentang tidak boleh makan lagi ternyata menjadi awal dari sesuatu yang sama sekali tidak pernah kubayangkan. Malam itu, siaran
Kalimatku tentang tidak boleh makan lagi ternyata menjadi awal dari sesuatu yang sama sekali tidak pernah kubayangkan. Malam itu, siaran
“Katakan apa yang harus Papa lakukan.” Suara Arga nyaris tenggelam oleh deru mesin truk bantuan yang melintas di belakang kami.
Aku menoleh kepada Hendra. Suamiku mundur satu langkah. Dan untuk pertama kalinya malam itu, aku tahu dia sedang ketakutan. “Nisa,”
Malam itu, untuk pertama kalinya sejak perceraian kami, aku melihat Nisa memandang ibunya seperti sedang melihat orang asing. “Nomor apa,
Namun ketika Nadia mengatakan bahwa namaku sudah masuk dalam rencana keluarga Pratama jauh sebelum aku bertemu Adrian, seluruh keberanian yang
“Didesak?” tanyaku pelan sambil tersenyum tipis ke arah kamera. Wajah Pak Danu langsung berubah. Ibu Dewi yang masih berlutut di
Keesokan paginya, pukul enam lewat dua puluh menit, Kevin turun dari lantai dua dengan seragam sekolah yang masih kusut dan
Luningning Suara tangisan dari dalam lemari itu membuat seluruh tubuhku membeku. “Mama… jangan bicara dengannya… yang tidur bersama Mama tadi…
Aku baru menyadari betapa parahnya keadaan ketika Mira berhenti meminta pertolongan. Selama ini aku mengira diamnya adalah tanda bahwa ia
Nama saya Sari. Usia saya kini 62 tahun. Sudah 40 tahun saya menjalani biduk rumah tangga bersama suami saya, Hendra.