DEMI RP99 MILIAR, KELUARGAKU MENJUALKU KEPADA PRIA LUMPUH YANG MEMBENCIKU SELAMA LIMA TAHUN
Petugas pemakaman menatapku cukup lama ketika aku menunjuk sebidang tanah kosong tepat di samping makam Ayah. “Untuk siapa makam ini,
Petugas pemakaman menatapku cukup lama ketika aku menunjuk sebidang tanah kosong tepat di samping makam Ayah. “Untuk siapa makam ini,
Aku menatap layar komputer cukup lama sampai angka Rp4,5 miliar itu terasa seperti ejekan. Lima tahun menikah. Lima tahun aku
“Iya.” Hanya itu jawabanku. Mungkin Raka menunggu aku marah, bertanya mengapa Sari lebih penting, atau mengungkit semua kejadian selama tiga
Raka tidak tidur malam itu. Kalimat laki-laki di telepon terus berputar di kepalanya. “Ini ponsel istri saya.” Dua kata terakhir
Malam pertama setelah pulang dari rumah sakit, aku duduk sendirian di ruang kerja sambil memandangi tiga koper yang terbuka di
“Saya sudah punya pacar.” Kalimat itu keluar lebih tenang daripada yang kubayangkan. Namun sesaat setelah mengucapkannya, aku melihat sesuatu berubah
Laras tidak langsung bergerak. Tubuhnya masih lemas setelah demam tinggi, tetapi tatapan Citra dari balik jendela mobil membuat rasa dingin
Wulan tidak langsung menjawab. Dia malah mundur selangkah sambil memeluk sebungkus keripik kentang ke dada, seolah benda itu bisa melindunginya
“Citra pernah menjadi pasienku.” Kalimat itu membuat wajah Raka berubah. Sinta menatapku, lalu menoleh ke arah Raka yang masih berdiri
Pesan dari Aditya hanya terdiri dari lima kata. “Kenapa kamu menyukai unggahan itu?” Aku menatap layar beberapa detik. Entah mengapa,