Di hari pernikahanku, orang pertama yang dijemput oleh mobil pengantin calon suamiku ternyata bukan aku.
“Jadi ini yang kamu maksud biaya pernikahan?” Aku mengangkat layar ponsel tepat di depan wajah Arjuna. Untuk pertama kalinya sejak
“Jadi ini yang kamu maksud biaya pernikahan?” Aku mengangkat layar ponsel tepat di depan wajah Arjuna. Untuk pertama kalinya sejak
Ketukan ketiga mengguncang pintu rumahku. “Bu Sari, saya tidak datang untuk menyakiti siapa pun,” suara Dimas terdengar dari luar. Tenang,
Pukul 00.43 dini hari, saya menendang pintu kamar ayah saya sampai terbuka. Brak! “Kurang ajar!” Suara saya mengguncang lorong lantai
Pukul sembilan pagi keesokan harinya, Nadia masih belum benar-benar tidur. Setiap kali dia memejamkan mata, bunyi tamparan semalam seolah-olah bergema
Peguam Hendra meletakkan penyata bank itu di atas meja kecil berhampiran pintu rumah Siti. “Encik Rian, saya tanya sekali lagi.
Hendra tidak tidur walau seminit pun malam itu. Dia duduk di tepi katil dalam kegelapan, memandang dinding yang memisahkan biliknya
“Jangan beritahu mereka yang awak dah tahu.” Bisikan Maya membuatkan Rendra terasa seolah-olah seluruh bunyi dari ruang tamu lenyap dalam
“Berapa banyak pak cik saya bayar awak untuk berpura-pura menjadi cucunya?” Suara itu bergema kuat di dalam sebuah cawangan bank
Jam menunjukkan pukul 1.47 pagi ketika enam anggota polis menyerbu masuk ke rumah Nisa Kusumah di pinggir Kuala Lumpur. Nisa
Doktor itu masih menunggu jawapan. Hendra berdiri kaku di tengah ruang menunggu Jabatan Kecemasan, seolah-olah seluruh bunyi di sekelilingnya tiba-tiba