IBU MERTUAKU MENUDUH AKU MENGHABISKAN HARTA PUSAKA AYAH UNTUK PENGEBUMIANNYA.
Encik Gunawan tidak terus membuka sampul surat itu. Dia meletakkannya di atas meja dengan berhati-hati, kemudian menarik sebuah kerusi dan
Encik Gunawan tidak terus membuka sampul surat itu. Dia meletakkannya di atas meja dengan berhati-hati, kemudian menarik sebuah kerusi dan
Nisa berdiri kaku di hadapan foto lama itu. Semakin lama dia memandang wajah kanak-kanak perempuan di dalam bingkai tersebut, semakin
“Rehan… sejak bila kamu tahu siapa ayah saya?” Soalan itu kedengaran perlahan, tetapi cukup untuk membuat seluruh ruang restoran kembali
Adrian tidak tidur malam itu. Hujan renyai membasahi halaman rumah agam keluarganya di Kuala Lumpur ketika dia berdiri di hadapan
Tepat pukul 11.46 malam, telefon bimbit Dewi tiba-tiba berdering kuat. Nombor yang tertera tidak dikenali. Dewi yang sedang tidur di
Selama dua puluh tujuh tahun menjadi sopir bus kota di Surabaya, Hendra Wijaya selalu percaya bahwa tiga menit hanyalah waktu
Saat Aditya membatalkan perjalanan perayaan sepuluh tahun pernikahan mereka, Kirana tidak berteriak. Ia juga tidak menangis. Kirana hanya duduk diam
Semprotan air itu hanya berlangsung beberapa detik, tetapi bagi Rahma Mahardika, waktu seolah berhenti. Air dingin menetes dari rambutnya. Lututnya
“Sayang, apa maksud Bapak ini tentang orang yang berduka?” Pertanyaan Fanny membuat suasana di pinggir jalan itu mendadak terasa jauh
Pria itu berhenti tepat di tengah pintu ruang sidang. Suasana yang semula dipenuhi bisikan mendadak sunyi. Maya mengenal langkah itu